Disbudpar Kabupaten Bojonegoro Siapkan Lomba Cipta Jingle untuk Perkuat Branding Geopark
seputarindonesiatv.id | Bojonegoro - Dalam rangka memperkuat strategi branding dan promosi kawasan Geopark Bojonegoro, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro menyiapkan kegiatan Lomba Cipta Jingle Geopark Bojonegoro. Program ini dirancang sebagai langkah konkret dalam membangun identitas promosi yang kuat, kreatif, dan mudah diingat oleh masyarakat luas. Jumat 27/02/2026.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro menyampaikan bahwa lomba cipta jingle ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam memperkenalkan Geopark Bojonegoro sebagai destinasi wisata berbasis geologi, budaya, serta keanekaragaman hayati.
“Jingle memiliki kekuatan sebagai media komunikasi yang efektif. Melalui lomba ini, kami ingin menghadirkan identitas musikal resmi yang mampu merepresentasikan karakter, potensi, dan semangat Geopark Bojonegoro,” ujarnya.
Dalam Mendukung Status Geopark Nasional Menuju UGGp
Sebagaimana diketahui, Geopark Bojonegoro telah menyandang status Geopark Nasional. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro saat ini terus melakukan berbagai persiapan strategis guna meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan menuju pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp).
Melalui lomba cipta jingle ini, Disbudpar berharap tercipta karya musik yang tidak hanya menarik secara artistik, tetapi juga memuat pesan edukatif tentang nilai-nilai konservasi, pelestarian budaya lokal, dan potensi geowisata Bojonegoro.
“Branding bukan hanya soal logo dan slogan, tetapi juga bagaimana pesan itu hidup dan melekat di hati masyarakat. Jingle yang kuat akan menjadi bagian dari kampanye promosi di berbagai platform, baik kegiatan resmi, media sosial, hingga event pariwisata,” tambahnya.
Lomba Cipta Jingle Geopark Bojonegoro memiliki beberapa tujuan utama, antara lain, Menciptakan jingle resmi sebagai identitas promosi Geopark Nasional Bojonegoro, Meningkatkan daya tarik dan citra Geopark Bojonegoro di tingkat nasional maupun internasional, Mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis seni musik di Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang partisipasi bagi generasi muda, komunitas musik, pelajar, mahasiswa, hingga insan kreatif di Bojonegoro untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui karya seni.
Disbudpar menegaskan bahwa lomba ini terbuka secara luas dan menjunjung tinggi asas transparansi serta profesionalitas dalam proses penilaian. Nantinya, karya yang masuk akan dinilai oleh tim juri yang kompeten di bidang musik, budaya, dan komunikasi publik.
Editor: Jalal
